Wednesday, November 5, 2008

Poems i made

Kejujuran dan Kehormatanku
Aku bersama dengan keberanianku
Sisa dari jiwaku, bertanya.. menghela..
dimana arti kejujuran bagi para manusia berkuda?
Sejujurnya, ketika aku berkata, hatiku terluka..
Dimanakah matamu melihat?
Aku sungguh kecewa dengan segala perkara..
Namun siapa tak berani bertahan dan mencoba, dia kalah..
Aku mulai tak mengerti, mulai aku tersesat tak terarah
Teriaklah! beritahu bahwa aku telah salah
Jangan kau buat seakan manusia tak bernyawa
Duduk aku tak bersuara, bahkan suara mobil di luar sana,
menepi.. dan mati melihat mimik dan luka dari sebuah wajah manu.. sia.
Harga diriku petakalah! menyingkir! pergi dan tenggelam
Kembalilah untuk bangkit dari sekedar diam
Biarkan dan jangan angin udara meneteskan air mata mereka
Aku mohon, lahap semuanya!
Biar aku melihat kehormatanku, juga kejujuranmu, bersatu...
-10/12/2005-

Cemburuku, bukan cemburu laki-laki

Perempuan memang berbeda, banyak celah dan ruas
Bebeberapa hanya bisa malu, tapi beberapa bukan malu, bukan tak tahu malu...
Sedang aku, bukan keduanya.
Aku seorang yang berbeda
Khayal beberapa orang terhadapku seperti satu
Cemburuku.. Cemburunya.. adalah hal yang berbeda
Adillah sang Pencipta, karena siapa terus mengayun,
Dia akan selalu terayun.
Siapa yang bersandar, akan selalu tersandar..
Perasaanku akan kuubah, seiring aku mengayun
Aku berusaha untuk selalu mengayun
Memang aku tak tahu dia sesungguhnya,
Aku bukan teman, apalagi sahabatnya
bukan juga layak halnya seorang musuh
Pelajaran tentang dunia, banyak tercermin padaku
Aku belajar, dan akan belajar
Untuk menjadi seorang satu yang terbaik, dan menjadi lebih baik...
-10/12/2005-

Rasa Sedihku
Air mataku telah mengalir
BErdebu tak berair
Aku takut akan sebuah masa depan
Pilihan yang kutentang dengan pikiran yang kuinginkan
Sebenarnya aku ingin pergi
menggali ilmu juga cina..
mencari keaslian dunia tanpa berani berfikir apa yang mungkin ada disini
hatiku dalam terluka
kepada siapa aku mungkin dan seharusnya bertata kata
dia si utama sedang tidak ada
teman aku bingung harus bagaimana bersuara
sejujurnya aku hanya butuh dia
apa daya biaya dan jarak pemenggal semata
uang kini, uang nanti
dapatkah untuk menggali, dan mencari?
aku rasa, aku hanya bisa duduk dan tertawa
untuk hal yang telah menimpa
tapi aku bisa mengubah, mungkin dengan berusaha dan percaya...
-14/12/2005-

Ketakutanku

Tubuhku mengilu, sakit
tapi aku dapat bertahan
apakah ini?
sesuatu telah terjadi, bagai aku tak mengenali aku
akankah aku tiada, seperti layaknya manusia terkapar parah
aku menahan air mata yang hampir tumpah dari mata
namun aku tak bisa
karena ketakutanku bukan hal biasa semata
besar dan banyak! menyakitkan
materi, cinta, dan khayalan memutar segalanya
aku letih, takut, dan seolah terpincang
akankah hal ini menjadi akhir duniaku
ataukah awal dari pencobaanku
semuanya Tuhan yang memberi makna
Aku gadis kecil yang hanya bisa menangis
Hingga suatu waktu dan suatu kabar datang mengubah...
-14/12/2005-

Keinginanku Bertemu dirimu

Bunga gambar kuning dihadapanku tidaklah cerah
Aku memikirkan kita, kamu...
baru kau pergi, aku sudah ingin melihat kau kembali
apakah ini rasanya terpisahkan oleh jarak
Segala masalah sulit aku tumpahkan
aku butuh dirimu disini
untuk kupeluk, kucium, dan tempatku menangis
Semua.. aku butuh dirimi
aku sadar tak bisa, karena perbedaan waktu dan tempat
semuanya bercampur menjadi satu
aku sangat ingin dirimu ada di sebelahku
tertawa bersama, sedih bersama dan bersenang berdua
aku akan menunggumu
walaupun aku sedikit kecewa, karena aku terlalu ingin membagi waktu dengan dirimu
walau aku tahu, kita berbeda, entah tempat dan entah waktu...
-14/12/2005-

Masa Laluku
Aku benci ketika mataku ada didepanku
Aku mengeluh dan lalu menapak
sosok lelaki tampan berdiri memberi senyum pilu
lalu air mata beningku mengalir tak menentu
adakah dia akan kembali?
hatiku terpancing emosi membara
kenangan yang dulu tak pernah hampas
waktu kosongku habis dengan namanya
sudah 2 tahun lamanya
kenangna itu terus menjadi bayanganku
kembalilah! teriakku kencang menembus suara angin yang berlalu
datanglah dan taklukan aku
matamu kuharap menatapku
aku benar benar ingin bertemu dirimu
dengan segala status pada dirimu
aku tak perduli
ku seperti ingin khianati
asal kau kembali berkata dan mengunyah menghaluskan aku
aku butuh dirimu untuk bangkitkan aku
penat aku jauh, lelah pikiranku
enyah lah dirimu! aku telah memiliki ksatria
dan bukan dirimu berhak akan aku..
-12/12/2006-

Hati kecilku berkata

Senyum di bibirku melebar
mataku kosong terpana dan rambutku terurai indah
kuperhatikan diriku dalam cermin kamarku
duduk dengan manis dan tersipu
sekilas, aku melihat kembali apa yang kurasakan dulu
masa kecilku yang penuh dengan kenangan manis
dia selalu terlintas walau dia bagian dari masa laluku
bodohnya aku, cinta monyet memang selalu terpatah
aku rindu masa kecilku
menari tanpa malu, bertindak tanpa tahu
kini terkadang aku masih memikirkannya
tapi diriku tak berani bersuara
aku memiliki penat hidupku
begitu juga dia
yang selalu aku tahu, dia seorang penyayang
bak kakakku seorang
ia seperti tempat perlindunganku yang lain
karna aku percaya kepadanya
seperti aku mempercayai kekasihku kini...
-12/12/2006-

No comments: