Aku manusia paling berdosa.
Aku anak paling tidak berguna dan hidupku hancur tidak tertata.
Darimanakah aku harus memulainya?
Aku sedih, perasaanku hancur, dan aku membenci diriku sendiri..
Aku benci akan kebodohanku.
Aku tidak memiliki pendirian yang kuat dan aku mengecewakan banyak orang disekitarku.
Aku tidak dapat menentukan pilihan yang baik untuk diriku sendiri.
Aku tidak dapat melihat dengan mata terbuka.
Aku hampir selalu mengikuti perasaan, dan tidak mengikuti logika yang seharusnya bisa membawaku menuju hasil yang baik.
Aku adalah wanita lemah yang tidak mengerti apa artinya merelakan, melepaskan, menahan perasaan dan tidak melakukan tindakan tindakan bodoh.
Terkadang ketika aku merenung dan berfikir, aku merasa aku tak layak.
Kebahagiaan yang selama ini aku cari begitu susah untuk didapatkan.
Mengapa?
Apakah semua ini karna aku tidak bersyukur dengan apa yang telah kudapat saat ini?
Ya Tuhan, kumohon jaga aku, lindungi aku, dan maafkan semua kesalahan yang telah kubuat yang membuatmu sedih.
Maafkan aku karna telah banyak mengecewakan Engkau, maafkan aku karna aku telah menjauh dari diriMu.
Maafkan aku karena kelalaianku yang telah menghindariMu ya Bapa.
Aku hanya manusia lemah ya Bapa, aku butuh diriMu sepenuhnya.
Terutama untuk menjagaku dalam setiap badai perjalanan hidupku.
Jangan Engkau lelah ya Bapa.
Jangan Engkau memejamkan mataMu ya Bapa.
Aku ingin hidupku berubah.
Aku tidak mau menyakiti hati orang orang disekitarku, tetapi ketika setiap saat aku mencoba, aku selalu mengecewakan mereka?
Hatiku pilu, penuh dengan luka.
Pernah aku berfikir apa artinya hidup ini lagi?
Terlebih ketika aku sedang mengalami tekanan yang begitu besar, yang begitu menyita segala pikiran dan begitu menyiksa hatiku.
Aku tak sanggup.
Jiwaku hampa.
Aku pun telah banyak membunuh kepercayaan yang telah diberikan orang tuaku.
Aku merasa buruk.
Aku adalah makhluk yang sangat tidak mengerti artinya cinta dan kasih sayang.
Aku adalah manusia yang mati rasa.
Aku benci melihat dan mendengar kesedihan mereka melihatku dan aku sangat merasa gagal.
Aku lelah mengadu, aku lelah menangis, aku lelah bersedih.
Aku menjadi manusia yang bahagia, aku mau menyembuhkan lukaku ini.
Aku mau ada sebuah perubahan, aku membutuhkan kekuatan untuk bertahan, melupakan masa lalu, melupakan apa yang pernah terjadi dalam hidupku, melupakan semua kepahitan hidupku.
Aku tidak menemukan sebuah karakter nyata dalam diriku, aku tidak tahu siapa sebenarnya aku.
Aku ingin menyerah saja, aku lelah mencari.
Aku terlalu lemah dan aku tidak mau lagi terlihat kuat.
Aku tidak mau lagi terlihat bahagia. karna semua itu hanya kepalsuan.
Semua itu tidak nyata, karna hatiku penuh dengan luka membekas yang membuatku selalu hidup dalam sengsara, hidup dalam derita yang begitu pekat dan dalam, yang mendarah dalam diriku.
Aku butuh Engkau Bapa, penolongku, pemberi keselamatan dalam setiap perjalanan hidupku.
Aku percaya Engkau tidak pernah meninggalkanku...
Dan aku percaya Engkau akan beriku kekuatan.
Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa...